| |
|
Review Market Selasa, 18 Maret 2008
19 March 2008
Federal Reserve memangkas suku bunganya sebesar 75 basis poin dalam rapat kebijakan moneternya Dini hari tadi. Dengan pemangkasan sebesar itu, suku bunga Fed kini menjadi 2,25 persen, terendah ke dua di antara negara-negara maju lainnya.
Keputusan Fed tersebut berdampak pada menguatnya dollar terhadap mata uang utama dunia lainnya karena market sebelumnya mengantisipasi Fed akan memangkasnya sebesar minimal 100 basis poin. Di lain pihak, saham-saham AS menguat karena keputusan tersebut memenuhi harapan para pelaku pasar saham akan adanya pemangkasan suku bunga yang signifikan.
Dalam pernyataan yang menyertai pengumuman keputusan, Fed mengatakan bahwa "informasi terakhir mengindikasikan bahwa proyeksi aktivitas perekonomian melemah lebih lanjut” sementara "inflasi kian meningkat, sebagaimana yang ditunjukkan pula oleh beberapa indikator inflasi.”
Terhadap yen, dollar berbalik menguat hingga ditutup di kisaran 100.02, menguat sekitar 2,8 persen dari catatan pembukaan. Gain sebesar itu merupakan gain harian terbesar dollar terhadap yen dalam 9 tahun terakhir.
Dollar juga berhasil menembus kembali level pariti terhadap franc Swiss, mata uang yang juga termasuk ber-yield rendah. Pada akhir sesi perdagangan, dollar ditutup di 1.0034 terhadap franc Swiss, menguat sekitar 1,9 persen.
Euro, sementara itu, ditutup melemah 0,7 persen di 1.5618 terhadap dollar. Meski demikian, terkoreksinya euro diprediksikan hanya akan bersifat sementara, sekedar dampak dari aksi penyesuaian posisi karena Federal Reserve memangkas suku bunganya lebih kecil dari yang diantisipasi sebelumnya.
Fed masih harus memangkas lagi tingkat suku bunganya untuk mencegah perekonomian AS terpuruk lebih jauh. Jika perekonomian AS tidak kunjung pulih atau masalah likuiditas masih membelit, Fed diperkirakan akan memangkas suku bunganya hingga menjadi satu persen.
Sebagai perbandingan, akibat krisis yang hampir sama, perekonomian Jepang terbelit deflasi selama satu dekade. Federal Reserve tentunya harus lebih kreatif agar apa yang terjadi pada Jepang tidak terulang pada perekonomian AS. Dari pernyataan-pernyataan Fed sebelumnya, tersirat bahwa Fed membuka jalan untuk memangkas suku bunganya di luar jadwal pertemuan rutin, jika memang dirasa perlu.
Sedangkan poundsterling berlanjut menguat terhadap dollar menjelang publikasi minutes (catatan rapat) Bank Sentral Inggris (BoE) dan laporan ketenagakerjaan Inggris hari ini. Terhadap dollar, poundsterling ditutup menguat 0,5 persen di 2.0085. |
|
|