MARKET REVIEW :: NEWS :: ANNOUNCEMENT  
   
Market Report Senin, 31 Maret 2008
31 March 2008 

Dollar melemah terhadap yen pada sesi perdagangan Jumat lalu seiring dengan meningkatnya kekhawatiran para investor bahwa kisis kredit yang menghantam sektor finansial AS masih akan terus berlanjut. Kekhawatiran tersebut memicu turunnya harga saham-saham AS.

Pada akhir sesi perdagangan market New York, dollar terpantau di kisaran 99.21 terhadap yen, terhitung melemah sekitar 0,4 persen dari catatan pembukaan.

Di lain pihak, komentar bernada hawkish yang dilontarkan anggota ECB Axel Weber dan berita bahwa inflasi harga-harga konsumen Jerman meningkat melebihi ekspektasi pada bulan Maret menjaga euro stabil terhadap dollar. Berita tersebut semakin memperkecil peluang dipangkasnya tingkat suku bunga ECB dalam waktu dekat. Terhadap dollar, euro ditutup menguat tipis 0,1 persen di kisaran 1.5795.

Terhadap franc Swiss, dollar juga relatif stabil di kisaran 0.9950 pada akhir sesi, menguat tipis 0,1 persen dari level pembukaan.

Sebaliknya, versus mata uang ber-yield tinggi seperti dollar Australia dan poundsterling Inggris, dollar justru mampu menguat.

Poundsterling terpantau melemah hingga kisaran terendah 1.9879 terhadap dollar Jumat lalu, sebelum kemudian ditutup melemah 0,6 persen di kisaran 1.9932 pada akhir sesi perdagangan. Data perekonomian Inggris berlanjut menunjukkan kerancuan dengan laporan kepercayaan konsumen GfK dan indeks harga rumah Nationwide menunjukkan angka aktual yang lebih rendah dari ekspektasi.

Saldo Current Account Inggris memang membaik, namun dinilai belum cukup untuk menghapus sentimen bearish market atas poundsterling. Tidak ada revisi untuk laju pertumbuhan GDP kuartal ke empat, namun laju tahunan menurun dari 2,9 menjadi 2,8 persen. Sebagaimana AS, perekonomian Inggris sangat rapuh terutama mengingat kepercayaan konsumen yang terpuruk hingga catatan terendah dalam 15 tahun terakhir.

Demikian pula versus dollar Australia, dollar berhasil membukukan gain sekitar 0,1 persen dengan ditutup di kisaran 0.9173. turut menambah sentimen negatif bagi dollar Australia adalah terkoreksinya harga-harga komoditi seperti emas dan minyak.

   
     

 

   PT. ASIA KAPITALINDO KOMODITI BERJANGKA