| |
|
Fokus Market Rabu, 02 April 2008
02 April 2008
Meski menguat signifikan pada sesi perdagangan Selasa kemarin, para analis sependapat bahwa terlalu dini untuk berharap bahwa perekonomian AS mulai pulih. Perekonomian AS diprediksikan masih akan mengalami pertumbuhan negatif hingga satu-dua kuartal ke depan. Penguatan dollar dinilai masih bersifat sementara. Jika laporan ketenagakerjaan AS Jumat nanti menunjukkan angka aktual negatif untuk tiga bulan berturut-turut, dollar dapat berbalik melemah kembali.
Sembari menunggu laporan Non-Farm Payrolls (NFP), market hari ini akan menyisihkan perhatian untuk jadwal testimoni Chairman Federal Reserve Ben Bernanke nanti Malam. Bernanke kemungkinan besar akan menghadapi kritik pedas atas kondisi perkeonomian AS saat ini. Namun, perhatian market akan lebih tertuju pada apa yanglebih menjadi titik berat Bernanke, masalah pertumbuhan ataukah inflasi. Pertumbuhan ekonomi jelas merupakan masalah yang serius, namun peningkatan harga-harga juga sangat berpotensi kian mengikis daya beli konsumen AS, pilar utama perekonomian AS.
Dalam hal ini, dollar diprediksikan berbalik melemah kembali jika Bernanke lebih menitikberatkan pada masalah pertumbuhan. Sebaliknya, jika Bernanke lebih memilih untuk fokus pada masalah inflasi, peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pun semakin besar, mendukung untuk dollar berlanjut menguat.
Di samping testimoni Bernanke, market juga akan disuguhi hasil survai sektor ketenagakerjaan dari ADP dan laporan Challenger Layoffs. Data tersebut dapat menjadi gambaran awal mengenai bagaimana performa NFP bulan Maret. |
|
|