| |
|
Fokus Market Senin, 05 Mei 2008
05 May 2008
Peluang dollar untuk berlanjut menguat minggu ini masih terbuka. Meski demikian, perlu diwaspadai indikasi mulai jenuhnya aksi beli dollar. Dari sisi tekhnikal, dollar mulai mendekati level-level support atau resistance kuat yang dapat menahan laju penguatan dollar. Sedangkan dari sisi data, kalender ekonomi AS minggu ini terbilang minim dengan hanya ISM sektor jasa, Pending Home Sales dan Neraca Perdagangan (Trade Balance) yang dijadwalkan rilis.
Untuk ISM sektor jasa yang akan dirilis lebih dulu pada Malam ini, kondisi sektor jasa AS (yang mencakup sekitar 70 persen dari total aktivitas perekonomian AS) diperkirakan masih akan terkontraksi pada bulan April. Meski demikian, ada sedikit peluang angka aktual akn lebih baik dari ekspektasi market, seiring dengan membaiknya kondisi ketenagakerjaan sektor jasa pada bulan April. Dari detil laporan ketenagakerjaan baik ADP maupun NFP, sektor jasa AS adalah satu-satunya sektor yang menunjukkan peningkatan.
Jika ISM sektor jasa AS nanti Malam bisa menunjukkan peningkatan melebihi angka ambang 50 (mengindikasikan ekspansi), data ini akan menambah spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan tingkat suku bunganya pada jadwal rapat kebijakan moneter berikutnya bulan Juni mendatang.
ISM sektor jasa AS akan dirilis pukul 21:00 WIB nanti Malam.
Sementara itu, dengan minimnya data perekonomian AS minggu ini, perhatian market akan lebih tertuju pada Eropa di mana Bank Sentral Eropa (ECB) dan Inggris (BoE) akan mengumumkan keputusan tingkat suku bunganya. Keduanya diharapkan mempertahankan suku bunganya kali ini. Karena itu, pernyataan-pernyataan yang menyertai pengumuman keputusan perlu disimak sebagai faktor yang sangat berpotensi menjadi penggerak market.
Juga dijadwalkan mengumumkan keputusan tingkat suku bunganya minggu ini adalah Bank Sentral Australia (RBA). Melambatnya sektor ketenagakerjaan Australia dinilai akan menjadi alasan utama RBA mempertahankan tingkat suku bunganya pada level 7,25 persen. |
|
|